Jumat, 16 Desember 2011

Sedikit Tentang Sayyidah Fathimah Az-Zahra

FATIMAH AZZAHRA
Beliau dijuluki Saydatun Nisa`i al-Alamin. Ayahnya Muhammad Shallahu ‘Alaihi Wa ‘Alaa Alihi Wa Sallam, ibunya Khadijah al-Kubra. Dilahirkan di Makkah pada Jum ’at Jumada Tsani. Wafat pada hari Selasa 3
Jumada Tsani tahun 11 Hijrah. Dimakamkan di Baqi, Madinah. Mempunyai 2 anak laki-laki (Hasan dan Husein) dan 2 anak perempuan (Zainab dan Ummu Kultsum).
Siti Fatimah Azzahra putri kesayangan Rasullallah Shallahu ‘Alaihi Wa ‘Alaa Alihi Wa Sallam., hidup zuhud dan tekun beribadah, karena pengabdiannya kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala adalah menjadi contoh teladan bagi seluruh ummat Islam. Karena pengabdian dan penyerahan dirinya kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala maka beliau terkenal dengan sebutan “Al-Batul” orang yang sangat tekun beribadah.
Asma binti Umais, berkata: ”Pada suatu hari aku berada dirumah siti Fatimah. Ketika itu siti Fatimah
memakai seuntai kalung pemberian suaminya Imam Ali bin Abi Thalib, hasil pembahagian barang ganimah yang diterimanya. Ketika itu Rasulallah Shallahu ‘Alaihi Wa ‘Alaa Alihi Wa Sallam datang kerumah Fatimah. Ketika Rasulallah Shallahu ‘Alaihi Wa ‘Alaa Alihi Wa Sallam melihat kalung yang dipakainya, baginda bersabda:
” Hai anakku, apakah engkau bangga disebut orang putri Muhammad, sedangkan engkau sendiri memakai jababirah?”(perhiasan yang biasa dipakai wanita bangsawan.)
Pada waktu itu juga, siti Fatimah melepaskan kalungnya untuk dijual. Hasil penjualan kalung tersebut ia membeli seorang hamba sahaya yang kemudian hamba sahaya itu di merdekakannya. Ketika Rasulallah Shallahu ‘Alaihi Wa ‘Alaa Alihi Wa Sallam mendengarnya, baginda sungguh gembira.
IBADAH SAYYIDAH FATHIMAH AZZAHRA
Alhasan putra siti Fatimah Azzahra mengatakan:
”Tiap malam Jum’at aku melihat ibuku berada di mihrabnya. Ia terus menerus beruku ’ dan bersujud hingga cahaya pagi mulai terang. Aku juga mendengar ibuku selalu berdo ’a untuk seluruh mukminin dan mukminat, menyebutkan sebahagian nama-nama mereka dan banyak berdoa ’ untuk mereka. Ia tidak berdoa apa-apa untuk dirinya sendiri. Aku pernah bertanya :
”Apa sebab ibu tidak berdo ’a bagi diri ibu sendiri ? Seperti ibu berdoa untuk orang lain?” Ibu hanya menjawab:
”Tetangga dulu, baru keluarga sendiri ……”
Seorang ahli sufi terkenal Hasan Al-Basri pernah mengatakan:
”Dalam ummat ini, tidak ada wanita yang tekun beribadah, melebihi Siti Fatimah Azzahra, ia terus menerus solat hingga kakinya bengkak.”
www.pondokhabib.wordpress.com

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar