Sabtu, 10 Desember 2011

Sejarah ponpes al-mizan Al-Mizan

Pondok Pesantren Modern Al-Mizan adalah sebuah lembaga sosial yang bergerak dalam kegiatan pendidikan nilai-nilai Islami yang bertujuan menghidupakan, memelihara serta meningkatkan semangat pengabdian dikalangan umat Islam khususnya dan bangsa Indonesia pada umumnya.
Pondok Pesantren Modern Al-Mizan berdiri pada tanggal 1 Mei 1993 berdasarkan Akta Notaris Nuzwar,SH. Rangkasbitung Nomor 16 Tanggal 15 Maret 1993. Pondok Pesantren Modern Al-Mizan pertama membuka penerimaan siswa/i pada tanggal 10 Juni 1993. Alhamdulillah pada tahun pertama Pondok Pesantren Modern Al-Mizan menerima 67 santri putra dan putri yang datang dari berbagai daerah.
Pendiri Pondok Pesantren Modern Al-Mizan adalah Drs. KH. Anang Azhary Alie. Ketika itu Pondok dibangun diatas tanah milik Bapak H. Kustani yang berlokasi di jalan Kapugeran dekat alun-alun Rangkasbitung. Di atas tanah seluas 316 m2 yang merupakan sebuah gudang balok yang kemudian disulap menjadi asrama putri yang serba darurat. Untuk asrama putra berlokasi di kantor PT. Andi Jaya milik Bapak H.Kustani yang berjarak 100 meter dari asrama putri.
Agar dapat meningkatkan kualitas, proses belajar mengajar yang lebih kondusif, dan disiplin serta konsentrasi, maka pada bulan Agustus 1994, Pondok Pesantren Modern Al-Mizan mengalihkan pembangunannya ke daerah Ancol, desa Cimangeunteung Rangkasbitung. Sehingga lingkungan pesantren tidak berbaur dengan lingkungan masyarakat luar.
Pondok Pesantren Modern Al-Mizan dalam nuansa dan suasana baru yang terletak kurang lebih 1 KM dari jalan raya Narimbang, mengawali pembangunan pondasi untuk 14 lokal pada area seluas 1,5 Hektar. Setiap lokal berukuran 9 x 8 m2 yang menghabiskan biaya sebesar Rp. 13 jt.
Pada tahun 2004, Pondok Pesantren Modern Al-Mizan telah menempati area tanah seluas 6 Hektar, yang merupakan Wakaf dari beberapa hamba Allah SWT, diantaranya adalah :

  1. H. Kustani, Rangkasbitung 14.000 m2
  2. H. Tryana Sjam'un, Jakarta 9.000 m2
  3. H. Dani Setiawan, Bandung 8.000 m2
  4. H. Mulyadi Jayabaya, Rangkasbitung, Wakaf atas nama orang tuanya H. Datu Jayabaya (Alm.) 2.000 m2
  5. Selebihnya adalah wakaf dari para muhsinin

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar